Ayesa segera berlari ke rumah sakit, ia menanyakan kamar Andreas Aharos pada resepsionis dengan wajah yang sangat khawatir. Setelah mengetahui lantai dan ruangan Andreas di rawat, Ayesa segera pergi ke sana, ia melihat di ruangan sebelah Andreas, Lerin yang sedang dirawat. Ayesa mulai menggertakkan giginya, karena ia tak senang melihat pemandangan itu. Ia mengontrol emosinya dan segera msuk ke ruang Andreas, ternyata hari ini ruangan Andreas sangat rame. “Sayang,” ucap Ayesa sambil berlari ke arah Andreas yang duduk di atas tempat tidur. “Wah ... binik loe udah datang aja Bro, kalau gitu kita pergi dulu ya,” ucap Dion. “Eh sebentar kampret, gue masih mau PDKT sama Dedek Riani,” ucap Dio. “Ih ... gak sudi, Kakak kan sudah tua,” ucap Andriani membalas perkataan Dio. “Loh kok kamu ngata