Semua mata tertuju padanya, Andriani segera menghampiri orang itu yang tak lain adalah Lerin dan mengajaknya masuk ke dalam. “Kak, Lerin kenapa ke sini? Kakak kan harus istirahat baik-baik,” ucap Andriani mempersilahkan Lerin duduk di sofa. “Ah, saya hanya mau melihat keadaan Tuan saja, Nona,” ucap Lerin. “Kamu tenang saja berkat kamu aku baik-baik saja, terima kasih,” ucap Andreas. “Syukurlah,” Lerin akhirnya bisa menenagkan hatinya, karena ia sudah melihat Andreas secara langsung dan sudah memastikan bahwa Andreas baik-baik saja. “Kak Lerin hanya ingin tahu kondisi Kakak ku saja? Bukannya aku sudah pernah bilang kondisi Kakak ku ya, saat jenguk kak Lerin,” “Iya Nona, tapi saya gak tenang kalau belum melihatnya secara langsung,” “Sekali lagi terima kasih banyak,” ucap Andreas. Mer