REHAT

1092 Kata

Setelah selesai mengurus pemilihan kamar, aku diajak oleh Ustad Fathi dan Ustadzah Azizah menuju sofa. Kakek dan Nenek duduk bersandar. Sedangkan Bunda sedang duduk sambil memajukan tubuhnya, dia sedang membaca buku yang diletakkan di atas meja. "Mari, Pak, Bu. Saya antarkan ke kamar." Aku terkejut mendengar suara di belakangku. Ternyata seorang petugas hotel sedang berdiri sambil mendorong troly berisi barang-barang kami. Kakek, Nenek, dan Bunda pun merespon dengan menganggukkan kepala dan segera beranjak dari sofa. Kami berjalan beriringan menuju lift di sisi kanan meja resepsionis. Di antara lift dan meja aku melihat sebuah lukisan yang tergantung di dinding. Aku melihatnya sekilas, sebuah lukisan yang dominan warna hijau. Tiba-tiba aku merasa pernah melihat objek lukisan itu. Tapi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN