56. Limapuluhenam

1936 Kata

“Lo yakin?” kedua mata Agas yang sedikit kecoklatan, menyorot tajam. Menatap Elmiro, mencari kebenaran dari apa yang belum lama sahabatnya itu ceritakan. El terlihat memainkan lidah, berkali mencari posisi duduk yang paling nyaman. “Awalnya gue ragu. Tapi setelah gue nanya langsung ke kakeknya Rachel, gue makin yakin. Jaket item gede itu emang milik kakeknya Rachel. Dan Rachel pernah pinjem itu jaket, sekali. Di pakai pergi pagi buta dengan motor.” Elmiro menggeleng kecil, berkali-kali ia membuang nafas sedikit kasar. Menandakan jika memang ada seungguk kecewa dalam dirinya. “Sayangnya motor yang dipakai ke sekolahan itu nggak ada. Katanya udah dijual beberapa hari yang lalu.” Reon menerawang, terlihat ikut berfikir tentang fakta baru yang tadi siang didapatkan oleh Elmiro. “Dahal kalo g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN