Tak terasa hari senin telah tiba, seluruh siswa SMA Negeri Griya melakukan kewajiban rutin untuk menghormati jasa pahlawan, Dewi dan Lingga berbaris seperti para siswa yang lain dengan rapih dan terurut. Pelaksanaan upacara telah berlangsung sampai tiba giliran pembinaan dari kepala sekolah yang berpidato di depan para siswanya. Awal mula kepala sekolah memberikan salam, lalu hening untuk sesaat ketika kepala sekolah melihat para siswa yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut. “Anak-anak SMA Negeri Griya, selama satu minggu ini Bapak telah mendengar berita yang tersebar luas mengenai Lingga dan Dewi anak kelas dua belas yang mendapatkan perlakuan tidak baik karena kesalah pahaman, para siswa-siswi SMA Negeri Griya telah sepakat dengan peraturan di sekolah ini untuk tidak menikah sel

