Sekolah telah selesai, acara pernikahan juga telah selesai, kini tersisa lelah yang menyergap kaki Dewi dan Lingga karena kebanyakan berdiri seharian. Dengan di bantu Lingga, Dewi membersihkan riasan di wajahnya yang seharian ini ia pakai. Sembari di bantu membersihkan wajah, Dewi menatap sebuah benda mungil yang melingkari salah satu jari manisnya, sebuah cincin pernikahan kini akan selalu Dewi pakai kemanapun ia pergi. “Kenapa senyam senyum begitu?” tanya Lingga. “Gak tau, tapi seneng aja gitu bisa kemana-mana sama kamu tanpa di larang atau di cibirin sama orang lain.” jawab Dewi. Lingga ikut tersenyum sedangkan tangannya masih berusaha menghapus riasan di wajah istrinya itu. Dewi menongak sedikit untuk menatap Lingga, ia dan Lingga sudah berusia delapan belas tahun dan lelaki itu ju
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


