Chapter 45

1350 Kata

“Oliv berangkat dulu,” pamit Olivia kemudian mengecup kedua pipi Madeline. “Iya. Hati-hati di jalan,” ucap Madeline. “Dah, Vin,” pamit Olivia. “Tidak memberiku kecupan juga?” goda Vina. “Kau juga mau?” tawar Olivia kemudian melangkah menghampiri Vina untuk mengecup wanita itu. “Ah! Tidak, tidak, tidak. Aku hanya bercanda,” tolak Vina seraya menjauh dari Olivia yang membuat ketiganya terkekeh. Setelahnya, Olivia bergegas berangkat ke rumah sakit sebelum jalanan di padati oleh berbagai jenis kendaraan. Di sepanjang jalan, Olivia hanya memasang wajah murung yang terkesan lesu. Kepalanya terus memikirkan Delwyn. Ini adalah hal baru bagi Olivia. Jadi, ia merasa kalau energinya terkuras banyak hanya untuk memikirkan pria itu semalaman. Sebelumnya, Olivia merasa senang saat memikirkan Del

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN