Chapter 42

1363 Kata

“Masalah penting apa yang harus kutahu?” tanya Delwyn. “Clarissa ... Clarissa menerima paket yang berisi ancaman,” ucap Conradinez. Selama beberapa saat, Delwyn hanya membisu mendengar kabar tersebut dengan ekspresi yang tak terbaca. Mengabaikan Conradinez yang terus memanggilnya di balik telepon. Olivia yang menyadari pria itu tak bicara dengan ponsel yang masih menempel di telinga lantas menoleh. Keningnya mengerut mencoba menebak pikiran Delwyn. Sampai akhirnya, pria itu tersadar. “Aku tidak peduli dengan apa yang terjadi pada wanita itu,” ucapnya kemudian memutuskan sambungan teleponnya. “Ada apa?” tanya Olivia khawatir. “Tidak ada apa-apa,” jawab Delwyn sembari menyimpan ponselnya kembali. “Aku mendengarmu berkata ‘wanita itu’. Apa dia Clarissa?” tebak Olivia tepat sasaran. “Ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN