“Sebenarnya sebelum kau datang tadi, Clarissa telah datang lebih dulu menemuiku di rumah sakit,” ungkap Clarissa. Hening. Seketika suasana di antara keduanya menjadi canggung dan bisu. Delwyn sama sekali tak memberikan reaksi apa pun mengenai ucapan Olivia. Sampai akhirnya, pria itu tersenyum tipis lalu bersuara. “Pantas saja dia berhenti menerorku dengan menggunakan nomor yang berbeda. Ternyata dia berencana untuk bertemu langsung denganmu,” gumam Delwyn canggung. Selama beberapa saat, suasana di antara keduanya kembali hening. Olivia melirik sekilas ke arah Delwyn yang hanya membisu. Pria itu tampak bingung dengan perasaannya sendiri. Tatapannya kosong, namun rahangnya mengetat. Kedua tangannya mengepal, namun kepalanya sedikit menunduk. Keningnya mengerut yang menandakan bahwa pria

