“Tala?” gumam Delwyn yang terkejut. Ia lantas segera berdiri dari duduknya ketika gadis itu berjalan ke arahnya. “Ternyata benar kamu,” ujar Tala. “Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Delwyn. “Menemani temanku. Hari ini jadwal konselingnya,” jawab Tala sembari menunjuk temannya yang baru datang. “Di sini?” tanya Delwyn. “Ya. Di sini. Dengan Dokter Olivia,” jawab Tala. “Siapa dia?” bisik teman Tala. “Kakak sepupuku. Namanya Delwyn,” ucap Tala. “Hai. Namaku Angel,” sahut wanita bernama Angel tersebut seraya mengulurkan tangannya pada Delwyn. ‘Angel? Ck! Kenapa aku selalu di kelilingi wanita bernama Angel?’ batin Delwyn tak habis pikir. “Delwyn,” ujarnya tanpa membalas uluran tangan Angel yang membuat gadis itu langsung menarik kembali tangannya dengan perasaan dongkol. Sementara

