Chapter 52

1177 Kata

“Aku sudah menghubungi Nenek dan mengatakan kalau hari ini kau tidak pulang karena harus menangani pasien yang berulah. Dan untungnya, Nenek mempercayainya. Padahal aku sudah sangat takut ketahuan,” sahut Doddy sembari menghampiri Olivia yang duduk di sofa. Meletakkan segelas kopi yang ia bawa di depan wanita itu. “Minumlah. Kau akan merasa baik setelah meminumnya,” pintanya yang langsung dituruti oleh Olivia tanpa membantah. Setelah adegan menangis tadi, sekarang mereka berada di apartemen tunangan Doddy. Pria itu tak ingin membawa Olivia pulang ke rumahnya, karena akan terlihat tidak baik untuk wanita itu. Doddy ada pria lajang yang tinggal sendirian di rumah. Orang-orang pasti akan berpikir tidak baik tentang Olivia. Karena itu, Doddy memilih untuk membawa sahabatnya itu ke rumah tun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN