Tiga bulan kemudian, Riri masih berada di Semarang. Dia sudah semakin terbiasa melupakan Reza. Tapi, rasa cintanya pada Reza masih melekat erat dalam hatinya. Dia hanya bisa mencintai Reza dalam hatinya saja dan tidak dapat memilikinya kembali. Mungkin ini salah Riri juga, karena dia tidak berusaha mempertahankan Reza di sisinya, malah membiarkan Reza pergi. Hati wanita siapa yang tidak sakit, saat dirinya sedang hamil, suaminya main serong dengan wanita lain. Apalagi dengan mantan kekasihnya dulu yang juga menjadi teman dekat Riri. “Andai waktu bisa ku putar kembali, aku akan berusaha mempertahankan kamu, Za. Maafkan aku, aku memang kecewa saat itu, dan sekarang pun aku masih sangat kecewa sekali, aku masih merasa kecewa kalau mengingat semua itu, Za. Mengingat semua kebohongan yang kam