Bab 54 - Seorang Pengkhianat

1318 Kata

Riri sampai malam masih berada di rumah sakit untuk menemani papanya. Untung saja Bima tidak rewel dengan Mbak Siti, dan sekarang Bima suah mau minum s**u formula. Masih ada Reza dan Dila juga di rumah sakit. Reza tidak peduli kalau istrinya sudah gelisah sekali. Mereka masih berada di Cafetaria. Dila dari tadi merengut dan tidak bicara sedikit pun saat di ruangan papa mertuanya. “Za, kalau kamu mau menemani papa, aku tidur di rumah Rudi, ya?” pinta Dila. “Kopernya sudah di rumah ibu, jadi nanti, aku antar pulang kamu dulu!” jawab Reza dengan sedikit tegas. Dila hanya bisa diam, dia memang harus mengalah. Kalau tidak, dia takut Reza akan jenuh dengan sikapnya yang keras kepala dan egois. “Tahan Dil, jangan terbawa emosi,” gumam Dila sambil meredakan emosinya. Reza tahu, kalau Dila tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN