"Dad." "Apa?" Tanya Rafa di sela deru nafasnya yang memburu sama seperti Keira, bahkan Keira jauh lebih parah. Saat ini, Rafa dan Keira berada dalam kamar pribadi Rafa yang biasanya Rafa gunakan untuk istirahat jika sedang lelah bekerja. "Sudah puas?" Rafa sontak menggeleng. "Belum Mommy, Daddy belum puas." Bagi Rafa tidak akan pernah ada kata puas jika tentang Keira. Rafa selalu ingin lagi, lagi, dan lagi. Keira adalah candunya dan sampai kapanpun akan tetap menjadi candu untuknya. Keira sudah tak terkejut lagi ketika mendengar jawaban Rafa. Padahal mereka sudah berbagi nikmat dan keringat sejak 1 jam yang lalu, dan sudah banyak tempat yang menjadi korban mereka berdua, tapi Rafa masih saja belum puas untuk menggaulinya. Padahal Rafa belum makan siang, lalu bagaim

