Bab 104

1818 Kata

Asia melempar pandangan ke arah taman yang berada di seberang kantin. Di sana Asia melihat sosok Shankara tengah duduk sendirian di bangku panjang yang berada di tempat itu. Beberapa kali Asia melihat Shankara duduk di sana. Terkadang dosennya itu duduk sendirian. Tak jarang juga Shankara duduk bersama dengan Rasya ataupun Sarah. Sepertinya tempat itu adalah tempat favorit Shankara. Asia jadi bertanya-tanya, bagaimana kabar Shankara saat ini? Juga, bagaimana dengan kabar Lavanya? Asia sungguh berharap mereka berdua baik-baik saja setelah kejadian kemarin. “Ini,” kata suara dari arah samping Asia yang membuat Asia menoleh. Dilihatnya Kalila tengah menyodorkan satu piring gado-gado pesanan Asia. “Thank you,” balas Asia menerima gado-gado itu. Kalila mengangguk sebagai jawaban. Lalu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN