Bab 125

1517 Kata

“Papa,” panggil Lavanya seraya membuka pintu ruang kerja Shankara. Shankara yang sedang sibuk dengan laptop di hadapannya sontak menoleh ke arah putri kecilnya itu. “Iya, Sayang? Ada apa?” “Papa sibuk?” tanya Lavanya yang saat ini sudah mendekat ke arah meja kerja Shankara, mengintip laptop yang terbuka di hadapan papanya itu. “Nggak,” jawab Shankara menggelengkan kepala. “Ada apa?” tambahnya mengulangi pertanyaannya tadi. “Kapan kita makan malam sama Miss Asia, Pa?” tanya Lavanya. “Aku pengen Miss Asia bisa makan masakan Papa yang enak.” “Papa belum sempat ajakin Miss Asia,” ucap Shankara. “Yah…, Papa,” balas Lavanya dengan ekspresi wajah kecewa. Memang, beberapa hari ini Shankara entah mengapa jadi sangat jarang sekali bertemu dengan Asia. Di kampus, Asia jadi jarang terli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN