Kaki Shankara sontak berhenti melangkah ketika pandangannya menangkap sosok Asia yang tengah duduk di deretan kursi yang berada di depan perpustakaan. Asia tampak sedang sendirian di sana. Matanya terlihat fokus menatap layar laptop yang ada dipangkuannya. Lalu, tiba-tiba saja sosok Farez datang menghampiri Asia. Asia tampak tersenyum ke arah Farez yang saat ini sudah duduk di samping Asia. Pemandangan itu sukses membuat darah Shankara mendidih. Ia benar-benar tidak menyukai kedekatan mahasiswi sekaligus guru les Lavanya dekat dengan Farez. Dan alasan Shankara tidak menyukai kedekatan mereka tentu saja karena sepak terjang Farez yang sering memacari mahasiswinya. Shankara tidak mau Asia menjadi korban Farez. Shankara tidak akan rela. Namun, apa benar itu alasan Shankara tidak menyukai

