Bab 114

1412 Kata

“Uncle, ini harusnya hijau. Masak daunnya warna cokelat, sih?” tanya Lavanya menatap Rasya dengan bingung. Saat ini Rasya tengah berada di ruang belajar Lavanya, membantu gadis kecil itu mewarnai bukur gambarnya. Tadi, ketika Rasya hendak pulang, tiba-tiba saja Lavanya sampai di rumah. Hal ini membuat Rasya mengurungkan niatnya untuk pulang ke rumahnya. Akhirnya, Shankara menawari Rasya untuk sekalian makan malam bersama dengan mereka. Shankara sendiri saat ini sedang sibuk di dapur, memasak makan malam untuk mereka bertiga. “Ini kan daunnya udah mulai gugur. Warnanya cokelat,” jawab Rasya santai seraya kembali mewarnai pohon di buku gambar milik Lavanya. “Tapi kan bagusan warna hijau, Uncle,” kata Lavanya dengan helaan napas dalam. “Ini juga bagus kok,” balas Rasya enteng. “Oh ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN