Bab 102

1125 Kata

Ketika Shankara turun dari mobil, Shankara melihat sosok Sarah sudah menunggunya di teras rumah. “Hai,” sapa Sarah ketika Shankara sudah berada di hadapannya. “Hai,” balas Shankara. “Kenapa kamu di sini? Aku pikir kamu masih ada di Jogja.” “Aku baru aja pulang. Terus ke sini mau ketemu sama kamu.” “Kamu udah lama nunggu?” Sarah menggelengkan kepala. “Aku baru aja sampai kok. Ini juga aku mau kirim pesan ke kamu, tapi, kamu udah keburu sampai sini.” Shankara mengangguk mengerti. “Ya udah, ayo masuk,” katanya melirik ke arah pintu ruang tamu yang terbuka. “Nggak perlu,” ucap Sarah menolak. “Takut kalau Lavanya nggak suka lihat aku di dalam,” tambahnya. “Kita ngobrol di sini aja nggak apa-apa.” “Ya udah kalau gitu, aku bilang ke Bibi buat bikinin kamu minum dulu, ya.” Sarah menceka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN