50. Overthinking

2153 Kata

Sebenarnya keinginanku sangat sederhana, bahagia berdua yang paling utama. Menjadikanmu ibu dan aku ayah, sejak kecil juga itu mauku. Bukankah harusnya mudah karena sekarang kamu pun setuju? . . Dikara membuka tirai jendela selepas tadi mendengar suara buka-tutup pintu mobil di luar. Memastikan praduganya atas siapa yang bertandang. Lantas, dilihatnya sosok Bang Daaron yang berjalan menuju teras. Dikara melirik jam dinding, ini pukul setengah sebelas malam. Dia pun turun untuk membukakan pintu dan bicara sebentar, tetapi tampaknya Pipi Wili terbangun atau memang belum tidur. Dengan bibi yang telah membukakan pintu depan. "Siapa, Bi?" Ini pipi. "Bang Daaron, Pak." "Oh, suruh duduk di teras. Bawakan minuman hangat untuk kami." "Baik, Pak." Bila dulu Daaron langsung dipersilakan ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN