Enam Puluh

1570 Kata

Ravin singgah ke restoran Darren, kebetulan hari ini merupakan hari sabtu yang berarti dia libur. “Hai Gel, Darren mana?” sapa Ravin kepada Angel yang saat ini duduk di meja kasir, karena kasirnya sedang izin ada keperluan mendadak, jadi lah hari ini Angel yang menggantikannya. Suasana restoran di siang ini cukup ramai. “Di belakang Mas, kamu sendiri?” tanya Angel. Ravin mengangguk. “Aku nunggu Karin, katanya dia mau ke sini sebelum ke rumah,” ucap Ravin. “Oh sudah janjian? Ngomong-ngomong makasih ya Mas, untuk renovasi rumahnya, aku suka banget,” ucap Angel dengan mata berbinar. “Iya sama-sama, lagi pula itu patungan aku sama Enzi kok, aku ke belakang dulu ya,” ucap Ravin. Angel pun mengangguk. Ravin menuju belakang restoran, terlihat Darren yang memandang laptopnya di salah satu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN