Ekstra Part 2

494 Kata

Jogja, 2008   "Mas, nikah itu apa?" Beni yang tengah memakan jambu pemberian Kakek, tersedak. Ia cepat-cepat meminum air putihnya, kemudian menatap Adel lurus-lurus. "Nikah?" Adel kecil mengangguk. Matanya mengerjap penuh dengan kepolosan yang terpancar. "Kamu kata siapa?" Beni memandang gadis kecil dengan sangsi. Anak kecil usia belum genap delapan tahun sudah menanyakan padanya tentang nikah? "Kata Bunda. Tadi Bunda bilang 'Nikah-nikah'. Adel enggak mudeng." Kini gantian mata Beni yang mengerjap, bingung. Senyumnya terbit tatkala sekali lagi memikirkan Adel kecil begitu polos. Ia berpikir sejenak. "Eummm ... nikah itu, dilakukan orang dewasa yang saling mencintai. Untuk menambah keturunan mereka."  Beni menggaruk belakang kepalanya sendiri. Jujur, ia tidak begitu paham arti 'Ni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN