Dua Puluh - Perhatian Akash

1496 Kata

Puja duduk di sebelah Tari. Dia perlahan mengusap kepala Tari, merapikan rambut Tari yang berantakan, tanpa peduli rambutnya sendiri pun berantakan karena ulah Tari yang tantrum tadi. Perlahan Puja pun merangkul Tari, memeluknya dari samping, dan menyandarkan kepalanya di bahu Tari. Tangan Tari terulur untuk menyentuh tangan Puja dan mengusapnya lembut. Ada persaan hangat di hati Puja. Dia tidak peduli Tari adalah ibunya Akash, dan bukan siapa-siapanya. Tapi melihat Tari, Puja langsung menyayanginya seperti sayang pada ibunya sendiri. Melihat Tari, dia membayangkan seandainya Tari adalah ibunya, pasti Puja sangat sedih, apalagi sampai Tari tidak mengenali anaknya. “Tante sudah makan?” tanya Puja dengan meguraikan pelukannya pada Tari. “Aku tadi masak capcay, ayam kecap, sama telur ceplo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN