“Hyung, kau sedang apa?” Ilsung menghampiri Hyunsu yang tengah sibuk dengan gitar akustik miliknya dan juga beberapa kertas caatan yang berserakan di lantai. Lelaki itu langsung duduk di samping Hyunsu dengan gerakan yang cukup agresif. Hyunsu menarik napas tanda bahwa dia sedang kesal. Dia menghentikan aktivitasnya yang sedang memetik gitar. Sudah hampir seminggu mereka tinggal di asrama. Jangankan mengobrol, makan bersama saja tidak. Mereka sibuk dengan kuliah dan jadwal latihan masing-masing. Karena formasi band belum lengkap jadi mereka belum ada agenda untuk berlatih bersama. Ilsung dan Hyunsu punya jadwal masing-masing. “Bisakah kau geser sedikit,” kata Ilsung dengan lembut. Hyunsu sudah pernah mengatakan pada Ilsung bahwa dia tidak suka dengan kontak fisik, namun Ilsung terkadan

