Mampu Nggak, Bos???!

1669 Kata

Resti menyelesaikan makannya dengan perasaan bangga. Woah! Ia sendiri tak menyangka bisa berkata seketus itu. ‘Iri bilang, Bos!,’ ternyata kalimat itu sangat berguna di saat-saat tepat. Biar saja para haters semakin menghujat. Toh ia memang tak salah. Jika mereka dilahirkan kaya raya, mana mungkin akan menolak kan?! Manusia dengan level rendah kadang memang menyesatkan. Jika miskin menghujat orang kaya, padahal tidak semua yang punya harta melimpah memiliki perangai buruk. Mereka yang membuat yayasan, mengadakan beasiswa, contoh saja salah satu pria kaya Indonesia Teddy Rachmat. Bukan kah beliau dewa bagi para malaikat tak beruntung yang ia sokong? Ck! Memandang sebelah mata tanpa mau melihat lebih dalam. Memang begitulah manusia. Heran Resti dengan orang-orang yang bisanya hanya menghu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN