Enampuluhsatu

1076 Kata

Sepulang dari panti Monika langsung ke kamar, melupakan mandi bahkan makan malamnya. Adam tadi sudah izin kepadanya bahwa suaminya itu kemungkinan besar akan pulang malam. Monika langsung menggulung dirinya ke dalam selimut tebal. Pikirannya melayang pada percakapannya dengan Adam di parkiran kantor tadi. Adam mengatakan harus cepat menyelesaikan pekerjaannya karena harus pergi ke suatu tempat. Tempat yang terdengar tak menyenangkan sama sekali. "Lusa kita ke Singapura ya, nanti kita cek ke dokter dulu kamu aman buat terbang atau nggak." "Mau ngapain Mas, kamu ada kerjaan di sana. Dan apa aku perlu banget ikut?" tanya Monika heran. "Eumhh, bukan masalah pekerjaan sayang. Tapi jenguk orang sakit." "Siapa Mas?" "Kita jenguk Papa kamu, kamu mau kan? Sama Maurin juga, Mas udah bilang ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN