Bab 38

1529 Kata

“Memang tidak benar.” dengan santai Zeo menjawabnya Pradibta dan Luna terkejut mendengar jawaban Reynand. Wajah putranya begitu santai seolah tidak terjadi sesuatu. Apa yang dimaksud olehnya? Sudah jelas Azalea mengatakan jika mereka telah melakukan hubungan terlarang. “Apa maksud kamu, Rey? Sudah ketahuan, tapi tidak mau mengakuinya juga!?” ujar Pradibta “Apa yang harus Reynand akui, Pa?” “Kamu…” “Pradibta, apa kamu tidak mendengar cucuku menjawab apa, ha?” desis Arkana dengan tajam “Pa, dia salah jangan dibela terus! Dia bisa ngelunjak jika terus mendapat pembelaan.” Terjadi perselisihan di antara Arkana dan Pradibta. Antara percaya dan tidak dengan perbuatan Reynand. Pradibta merasa kesal karena putranya selalu mendapat pembelaan padahal dia bersalah. Sebagai seorang Ayah b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN