JANGAN MENGELAK

1146 Kata

Darma duduk berhadapan dengan Ghea. Ia menatapnya tajam. Jari jarinya mengetuk meja kerja Ghea berulang kali sehingga mengisi kesunyian dan menjadi satu satunya suara di ruangan besar tersebut. "Jawab sekarang!" Darma meremas tangan Ghea. "Kamu janji setelah pernikahan Abizar dan Runa. Ini sudah seminggu." "Tapi.. Ini di kantor... Di ruanganku. Kamu menyerbu tiba tiba..." ucap Ghea lagi. "Ghe, aku tidak akan tiba tiba datang kalau tidak ada keanehan. Kamu, lagi lagi, menghindar," Darma berkata tegas. "Kamu tahu aku mengajakmu ketemu untuk tahu jawabannya." "Tapi.. Banyak alasan untuk menolak menemuiku. Datang ke sini menjadi satu satunya cara!" Darma bicara tanpa henti. Ghea menarik nafas panjang, "Iya aku salah. Aku... Sifatku jelek sekali." "Jawab sekarang! Atau tidak sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN