CAN'T WAIT!

1114 Kata

Salma masih saja diam. Daka memperhatikan kalau sepertinya ada pergulatan di diri Salma. Apa yang terjadi? Apa susahnya menjawab soal pengirim anggrek tersebut? "Aku.." Salma kembali bicara tapi tidak tuntas. Ia bicara sepotong dan kemudian terhenti. Daka melirik ke arah Abizar yang masih menunggu jawaban Salma dengan serius. Kedua tangannya terlipat di d**a dan wajahnya dengan ekspresi sedikit kesal. Abizar memang seperti berwajah seribu. Dia terlihat polos dan kadang lambat mengerti hal sehari hari, tapi kalau sudah serius akan sesuatu, wajahnya mengeras seakan hendak meledak. Hal yang membuat siapapun segan mengganggunya. Daka menghembuskan nafas dengan keras untuk memecah kesunyian. Ingin rasanya memaksa perempuan bernama Salma ini segera bicara, tapi... "Maafkan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN