KAMU, YA KAMU

1504 Kata

Indi terus berlari ke arah parkiran. Hingga ia melihat mobilnya.. Mobil itu tidak asing. Ia seringkali diantar jemput menggunakan mobil tersebut. Tok tok tok... Indi mengetuk kaca jendela mobil. Sesosok lelaki yang seringkali menemaninya membukakan pintu mobil, Nayaka Latief. "Apa kamu lama menunggu?" tanya Naya. Indi menggeleng, "Aku baru selesai. Jadi kamu menjemput tepat waktu." "Naik. Cepat. Dingin di luar," Naya meminta Indi agar segera masuk ke dalam mobil. "Iya sepertinya mau hujan," Indi tersenyum. Ia duduk di samping Naya. Naya menoleh ke belakang dan mengambil jaket miliknya yang terlipat rapi di jok belakang, "Kenakan ini. Jangan sampai sakit." "Terima kasih," Indi tersenyum. Ia tersipu menerima perhatian dari Naya. Jaket itu ia kenakan dengan cepat lalu m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN