78. KEAJAIBAN CINTA

1975 Kata

Digo, Rion, dan Zein mencoba menjalin hubungan dan komunikasi lagi dengan gadis incaran masing-masing. Mereka sudah menerima takdir, entah seperti apa pada akhirnya nanti, mereka akan mengikuti alur takdir tersebut dengan hati yang tulus. *** Memperlihatkan Digo dan Hana yang sudah berada di sebuah taman, mereka berjalan mengelilingi taman bunga yang sangat indah, banyak bunga bermekaran warna warni. Digo memberanikan diri memegang tangan Hana, hal itu membuat Hana gugup. "Kak Digo, ini ...," ucap Hana terhenti karena Digo menyela. "Sssttt! Mulai sekarang jangan panggil aku kakak, please!" pinta Digo penuh permohonan, bahkan sampai kedua matanya sedikit berkaca-kaca. Hana hanya terdiam tak berani berkata, mungkin karena melihat mata Digo berkaca-kaca, karena itu menandakan sesuatu yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN