Ketika Anda mengunjungi situs web kami, jika Anda memberikan persetujuan, kami akan menggunakan cookie untuk mengumpulkan data statistik gabungan guna meningkatkan layanan kami dan mengingat pilihan Anda untuk kunjungan berikutnya. Kebijakan Cookie & Kebijakan Privasi
Pembaca yang Terhormat, kami membutuhkan cookie supaya situs web kami tetap berjalan dengan lancar dan menawarkan konten yang dipersonalisasi untuk memenuhi kebutuhan Anda dengan lebih baik, sehingga kami dapat memastikan pengalaman membaca yang terbaik. Anda dapat mengubah izin Anda terhadap pengaturan cookie di bawah ini kapan saja.
If you would like to learn more about our Cookie, you can click on Privacy Policy.
Epilog : Dua tahun Kemudian. Sandra dengan perut yang sudah membesar, sedang membantu Timmy memakai dasinya.lalu menyerahkan Jas Emernegildo Zegna berwarna hitam bergaris-garis putih halus untuk dipakai Timmy. Timmy kelihatan sangat gagah dan mempesona. Aura lelaki dewasa terpanncar di wajah gantengnya. “Kamu tambah ganteng aja, Tim. Jangan lirik-lirik fans wanita ya, kamu nanti di arena. ”Kata Sandra sambil menyisir rambut pendeknya “ Aku nggak akan melirik mereka, istriku tercinta. Aku bukan suami yang genit kok. Sebentar lagi, aku ini uda jadi ayah dua anak, fansku uda berkurang. Mereka sekarang ngefans sama pemain-pemain yang lebih muda yang semuanya tidak kalah gantengnya.” Kata Timmy. “ Itu kan kalau di Manila sini. Tapi kalau di Los Angels, aku lihat fansmu malah bertambah banya
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari