Eps 37. Men-jebak

2124 Kata

“Om! om!” Teriakan Yuna dari dalam membuat Harto dan Parji saling tatap. Berbicara melalui tatapan mata. “Dia manggil nggak sih?” tanya Parji. Harto ngangguk, mengeluarkan kunci dari saku celana, lalu membuka pintu. Menyipit saat tak melihat Yuna diatas tempat tidur. Menghela nafas lega saat melihat gadis mungil itu memunculkan kepala dari pintu kamar mandi. “Kamu ngapain teriak-teriak?” tanya Harto dengan berkacak pinggang. “Ada pembalut nggak, om?” tanya Yuna, menggigit bibir bawah. Kening Harto berkerut. “Aneh-aneh. Ya nggak ada.” “Beliin dong, om. Sekalian sama celana dalamnya, lalu celananya juga. Liat nih,” Yuna menunjukkan roknya yang belepot saos, tapi memang seperti warna darah. Harto kembali menghela nafas kesal. “Duh alah ... cewek itu memang repot. Dan ini alasanku, mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN