"Kamu ngomong apa?" Aku sungguh tidak terima ketika istriku menyuruhku untuk menikah lagi dengan perempuan lain, meski itu adalah mantan kekasihku Angelika, yang pernah aku cintai dengan sangat. Namun saat ini yang aku inginkan hanyalah dirinya. Aku bertemu dengan Angelika pun sama sekali tidak melakukan apa apa. Kami bicara, dan aku memang ingin segera menyelesaikan permasalahan ku dengannya. Terutama tentang Antonio. Laki laki itu dicelakakan oleh Angelika. Dan itu menurutku sangat beresiko sekali. Bukan! bukan aku yang terlalu cinta pada Anglika sehingga aku tidak memenjarakan perempuan itu, meski aku tahu bahwa dia telah mencelakai Antonio. Namun hukum mungkin tidak akan berlaku, karena aku memang belum menemukan bukti itu. Ini baru dugaan ku saja, dan aku memang tidak mendapatkan buk