DOES LOVE EXIST?

1530 Kata

Elle merasa gugup, segugup gugupnya. Ia bingung bersikap. Cass kemudian bangkit dan duduk di sampingnya sambil perlahan melepaskan pertautan jari jemari mereka. Elle bisa membaca kalau ada yang terjadi pada mereka berdua. “Ehm,” Cass berdehem dan mencoba bersikap biasa biasa saja. “Syukurlah kalau kamu memaafkanku.” Tok, tok, tok… Ada ketukan di pintu. “Masuk,” Elle bicara. Sosok pengemudinya masuk ke dalam ruangan, “Nona, maaf, saya hanya mengantarkan jinjingan ini.” Cass memperhatikan kalau itu jinjingan berisi makanan yang mereka bungkus. “Simpan saja di meja,” Elle menunjuk ke meja rapat besar yang ada di ruangannya. Pengemudinya menyimpan jinjingan tersebut dan kemudian keluar. “Mau lanjut makan?” Cass mencoba mencairkan suasana. “Aku akan menghabiskan sup pedas tadi.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN