Tak terasa waktu bergulir dengan begitu cepatnya. Tanpa terasa sudah menginjak akhir pekan yang biasanya selalu ditunggu-tunggu semua orang. Seperti Iresh dan Zavia yang memutuskan untuk beristirahat di rumah kontrakan mereka. Kedua gadis itu memanfaatkan waktu itu untuk rebahan kerena ingin menikmati waktu dengan sebaik mungkin. Selama lima hari mereka bekerja tanpa henti dan sekaranglah waktunya mereka beristirahat. Ketika sedang sarapan, Iresh tampak melamun. Bahkan, perempuan itu sampai tidak mendengarkan perkataan Zavia yang sedang bercerita. “Resh … Iresh, kamu dengerin aku cerita nggak sih?” tanya Zavia dengan nada suara yang sudah terdengar lebih tinggi dari sebelumnya. Mendengar sahabatnya sudah berteriak, membuat Iresh pun merasa ditarik paksa dari lamunannya. Kemudian ia

