Ishan Yang Menjengkelkan

1278 Kata

Di sebuah ruangan salah satu gedung pencakar langit, tampak seorang pria sedang tersenyum puas karena laporan yang baru saja diberikan oleh asistennya. Informasi mengenai seseorang yang mampu membuat hatinya bergemuruh kini sudah ada di tangannya. “Tuan, namanya Hirawan Kiensi dan Tuan Arkan juga sudah meminta kepada pimpinannya untuk memecatnya,” tutur Leo memberi tahu. “Bagus … kalian memang bisa diandalkan,” sahut Ishan sambil tersenyum tipis. Pria itu merasa puas karena dia bisa membuat pria yang sudah menyentuh Iresh menerima akibatnya. Sama seperti Juan dulu, dia sendiri yang memecatnya karena secara tidak sengaja dia melihat pria itu dan Iresh sedang mengobrol dan tertawa bersama di kantin perusahaan. “Bos, gimana kalau Nona Iresh tau? Apa dia nggak semakin marah sama Bos? K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN