Eps. 80 Tolong Aku!

1240 Kata

Awan memijat pelipisnya yang terasa berdenyut nyeri. Sejenak ia kesampingkan pikiran itu terlebih dulu dan membalas pelukan Aluna untuk menenangkan dirinya sendiri. Sumpah demi apapun, Awan takut bila dia tak lagi bisa memeluk Aluna seperti ini. Ia sudah terbiasa memeluk Aluna begini setiap hari. Tiada hari tanpa memeluk istrinya ini. Pengaruh obat kembali bekerja. Membuat Awan ikut tertidur. Tanpa dia sadari, setelah beberapa saat kemudian, dia mengigau. "Aluna ... I do love you ... jangan pernah tinggalkan aku." Suara igauan Awan terdengar serak. Tak berapa lama setelahnya buliran bening menitik merembes turun dari sudut mata, meleleh hingga ke pipi Aluna. Aluna yang tertidur kemudian terbangun karena merasakan pipinya basah. Ia mengira apa langit-langit di kamar ini bocor. Kala ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN