TAMU TAK DIDUGA

2115 Kata

“Baik pak, saya mengerti. Kami akan datang secepatnya.” Sorot mata Rendi tidak lepas menatap Kirana ketika ia menerima panggilan dari polisi. Terlihat jelas raut wajah penasaran dan tak sabar ingin bertanya terlihat jelas di wajah cantik Kirana. Setelah panggilan itu berakhir, Rendi pun enggan menyiksa Kirana dengan tanda tanya besar yang terus wanita itu tunjukkan. Ia segera menceritakan isi obrolan serius barusan kepadanya. “Polisi meminta kita segera ke kantor, tim penyidik sudah berhasil mengidentifikasi identitas pelaku lewat rekaman CCTV.” Jelas Rendi tampak senang lantaran perkembangan kasus itu berjalan cukup lancar dan cepat di luar dugaannya. Kirana tersenyum antusias lalu segera berdiri, “Baguslah kalau begitu. Kita ke sana sekarang saja. Aku tak sabar mau melihat wajah pelaku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN