TUMBAL PANCINGAN

1195 Kata

Rendi berdecak kesal, dilemparkannya ponsel yang sama sekali tidak membantu di saat mendesak ini. Kirana mematikan ponsel hingga tidak bisa terlacak oleh GPS. Sementara ia meminta Fandy yang menyetir mobilnya, agar ia bisa fokus menghubungi artis itu tetapi malah berujung sia-sia. “Dia benar benar melarikan diri. Tapi ya sudahlah, tetap ke tujuan semula saja.” Ujar Rendi kepada Fandy yang konsentrasi menyetir menuju sebuah alamat apartemen yang diberikan Rendi. Amira yang duduk di kursi belakang bersama Rizal tiba-tiba kejang, sontak mengalihkan perhatian Fandy pada jalanan lantaran cemas dengan keadaan kekasihnya. Rendi menoleh ke belakang, ikut panik dan bingung melihat apa yang terjadi di hadapannya. Rizal mencengkeram pundak Amira, ia tahu pertanda apa gerangan dari kejang yang dialam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN