KORBAN DI LUAR RENCANA

2189 Kata

“Amira, jangan ngomong begitu nak.” Sergah Lastri yang merasa sedih dan takut mendengar pertanyaan Amira yang menakutkan itu. Naluri keibuannya menjadi resah, tak ingin sesuatu yang buruk menimpa anaknya. Ekspresi yang lainnya pun tak kalah tegang, Ardi dan Fandy ikut mendesak Rizal untuk mengungkapkan yang sebenarnya menurut penerawangannya. Rizal menghela nafas kasar, “Sesungguhnya mengungkapkan sesuatu yang belum terjadi itu bukan hal yang dianjurkan. Masih ada kemungkinan meleset dari prediksi, tapi sebagai peringatan agar mawas diri, tidak ada salahnya juga aku ungkapkan. Hanya saja, aku minta setelah mendengar apa yang aku sampaikan, jangan terlalu panik berlebihan dan semakin mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa saja ya. Mohon perlindungannya.” Pinta Rizal dengan nada pelan dan te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN