Masa lalu ( 2 )

1494 Kata

Ada yang berbeda saat ini, tak ada angin tak ada hujan, Mazaya bersikap manis padanya, wanita cantik itu sudah masuk ke dalam kamarnya pagi-pagi sekali. Mazaya duduk bersila di atas ranjang, rambut sebahunya dibiarkan tergerai bebas. Seperti biasa, Mazaya tidak peduli dengan penampilannya, gaun tidur bertali spageti yang berbahan satin, cukup tipis, tapi tak ada pengaruh sama sekali pada Riki. Secantik apa pun wanita itu, tak ada pengaruhnya baginya. Keburukan akhlaknya menenggelamkan semua pesona yang dimilikinya. "Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat." Nada palsu, penuh tipu daya, Riki sudah hapal gelagat wanita itu. Riki mendongak heran, apa perempuan ini kerasukan? Bertingkah seolah-olah mereka adalah teman yang akrab. Riki tak tertarik, andaikan sehari saja tanpa Mazaya. Alangkah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN