Lengan kekar memeluk, mendekap ketat dari belakang, sembari menghadirkan kecupan lembut di pundak. Mengatakan kalau ia meminta maaf, membuat Zefanya kembali berdebar dalam rasa terkejut yang luar biasa. Tak menyangka kalau Sean akan datang seperti ini. “Maafkan aku yang telah mengacaukan malam pertama kita,” ucap sang mafia sekali lagi, kini mengecup tengkuk harum. “Aku hanya ... cukup syok dengan kamu yang masih perawan.” Tak berani menoleh, sensasi ini terlalu mendebarkan hingga membuat kaki Zefanya merasa lemas. Ia sedang telanjang bulat di bawah pancuran air, berbasah-basah, dan sang suami ...? Tidak perlu membalikkan badan untuk mengetahui apakah Sean memakai pakaian atau tidak. Dari apa yang terasa mengenai bagian bawah pinggangnya saja sudah bisa dipastikan kalau lelaki itu sama