Goyangan Sean yang menghentak tubuh istrinya kian lama kian cepat. Zefanya yang di awal merasa tegang dan sakit, kini sudah mulai bisa menyesuaikan diri. Tiap gempuran yang terjadi di dalam tubuhnya memang masih terasa sedikit perih dan nyeri, membuatnya sedikit menahan napas, tetapi ... rasaa nikmat yang dihantarkan juga cukup besar hingga membuat semua terasa berimbang. “Uuh, Sean ... auuhhh!” desah Zefanya merayapkan tangannya ke arah kepala sang suami. Ia suka sekali meremas, mengacak-acak, dan menjambak mesra rambut cokelat, tebal, dan ikal. Apalagi, saat ini Sean sedang memberi tambahan stimulasi di bagian dad4. Big Cobra menghentak di bawah sana, sementara lidahnya memainkan put!ing bundar nan mungil. Ia jilat dan kulum seperti sedang menikmati permen manis. Lalu, dalam rent