51

598 Kata

"Ya sudah. Ini kalau kamu mau. Kalau kamu gak mau, ya, gak masalah," ucap Aldo tertawa. Nadiva menatap Aldo dengan tajam. Tapi, di dalam hatinya begitu penasaran. Ada informasi apa sebenarnya? Lalu, kenapa Aldo bisa bilang hal seperti tadi. Kalau Mamanya bukanlah orang yang benar. Sungguh aneh. Apa sih yang ditemukan oelh Aldo. Aldo sudah berdiri dan bersiap untuk pergi meninggalkan Nadiva. "Tunggu Do!" panggil Nadiva cepat. Nadiva ikut berdiri dan mendekati Aldo. "Kamu dapat informasi apa sih? Kamu kan gak kenal Mama aku seperti apa? Dia wanita hebat, baik, dan pekerja keras. Gak mungkin dia tidur dengan laki -laki lain, walaupun, Mama dan Papa aku sudah bercerai lama sekali," jelas Nadiva masih membela Greta, sang Mama yang ia anggap orang baik. Tapi, pada kenyataannya seperti it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN