Mendengar permintaan Novan, sontak kedua mata Greta melotot tajam ke arah lelaki itu. "Kamu gak salah ngomong kan?" ucap Greta tak paham dengan jalan pikiran Novan. "Enggak. Kenapa?" ucap Novan santai. "Van ... Ini di pesawat," ucap Greta lirih. "Terus?" tanya Novan memilin put1ng Greta hingga wanita itu mendesah pelan. Belum lagi jari -jari Novan masih bermain di lembah hangat yang sangat basah itu. Greta sangat menikmati sekali. Buktinya kedua pahanya semakin direnggangkan dan tadi sempat pinggulnya ikut bergoyang. Tentu saja ia sedang mencari titik sensitifnya untuk mencapai klimaks. "Memangnya yang ingin dipuaskan kamu saja? Aku juga mau. Kamu gak merasakan apa, joniku sudah menegang kayk begini," bisik Novan begitu tenang. Padahal lelaki itu sedang menahan gairahnya. Setiap ber

