49

555 Kata

Novan dan Greta masih terlelap setelah pergulatan panas semalam. Keudanya masih saling memeluk di bawah selimut tebal untuk menutup tubuh polos mereka. AC yang dingin masih menerpa keduanya yang terlelap dalam lelah. Tubuh mereka lemas karena terus mengulang nikmat terlarang yang seharusnya tidak mereka lakukan sebelum Novan memilih dengan tegas. Ponsel Greta berbunyi dengan nyaring sekali. Suara dering telepon masuk ke ponselnya sangat mengganggu lelap tidur mereka. Novan mengerjapkan kedua matanya dan mengusap pipi Greta dengan lembut. Greta masih berada dalam dekapannya dan kepalanya masih menempel pada dad4. Elusan lembut Novan sama seklai tidak mengganggu Greta. "Sayang ... Bangun dulu, telepon kamu bunyi itu. Siapa tahu penting," jelas Novan lagi. "Hmmm ... Biarin deh. Aku cape,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN