Bab 95

1097 Kata

Aku pulang di sambut oleh si kembar, tak biasanya tidak ada Husniah bersama mereka. "Mama mana?" tanyaku pada dua bocah yang bergelayut manja di kedua lenganku. Saat mendengar mobilku datang, mereka akan berlarian ke luar dan menyambut kedatanganku. Lalu sama-sama minta di gendong. Di usianya yang ke empat, cukup berat juga mengendong keduanya sekaligus. "Di kamar," jawab Atma. "Mama tidak keluar sejak tadi pagi," timpal Nata. Mereka berdua memang sudah cukup lihai berkomunikasi, mereka bisa diajak berbicara dua arah meskipun dengan logat yang belum sepenuhnya fasih. Ada beberapa huruf yang belum bisa diucapkan dengan benar. "Kalian sudah pada mandi?" "Sudah," jawabnya berbarengan. "Oke, main dulu sendiri yaa. Papa ganti baju dulu," perintahku pada anak-anak itu. Keduanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN