Bab 74. Tikungan tidak begitu tajam

1617 Kata

Ke esokan hari nya Karin menunggu Altar di depan gerbang, cowok itu bilang hari ini akan kembali ke sekolah dan Karin sangat menantikan kehadiran Altar. Sebuah mobil putih berhenti di depan gerbang tak lama pintu samping kemudi terbuka lalu muncul Altar dari sana, ibu Altar tersenyum kearah Karin. “Belajar yang pinter ya kalian” kata ibu Altar yang di balas anggukan dan senyum oleh Karin sebelum wanita itu mengemudikan mobil lagi. ”Ayo” ajak Altar. “Beberapa hari lagi kelas tiga udah mau try out itu artinya kan kamu tingga sebentar lagi di sekolah ini” “Makannya aku pengen cepet ke sekolah lagi biar kesempatan buat ketemu kamu di sekolah masih banyak” jawab Altar. Keduanya melangkah bersama sampai langkah mereka di hadang oleh Dion dan Hany. “Woah pemandangan apa ini sangat menyilau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN