Acara keluarga antara orang tua Karin dan Altar berjalan cukup baik sampai semuanya sepakat menentukan kapan hari pernikahan di laksanakan. Setelah penentuan hari pernikahan itu Kevin pamit untuk keluar lebih dulu karena ada hal yang harus dia lakukan. Lalu satu persatu semuanya pun pulang menyisakan Altar dan Karin berdua. “Kalau boleh jujur aku kurang srek sama kejutan yang kamu kasih” Ucap Karin. “Kamu tau sendiri kan aku gak pinter bikin kejutan” Karin langsung menghela nafas panjang, jangankan memberi kejutan Altar juga bahkan tidak peka apa yang Karin inginkan, tapi tidak masalah karena sebentar lagi ia dan Altar akan resmi menjadi suami istri yang bebas melakukan hubungan dewasa kalau perlu setiap hari. “Sudah malam aku antar kamu pulang ya?” Karin mengangguk setuju. Altar pun

